Header Ads

kodim 0422 lampung barat

Dandim 0422/LB dan Anggota DPR RI serta Irjen Kementan Ikut Panen Raya Padi


Anggota DPR-RI dari PDIP Sudin, S.E., dan Inspektorat Jenderal (Irjen) Kementerian Pertanian Republik Indonesia (RI) Justan Riduan Siahaan, Ak,M.Acc, Ca.,   menghadiri  temu lapang panen raya padi di Pekon Bumi hantatai Kecamatan Bandarnegeri Suoh (BNS), Selasa (3/4-2018). 

Kegiatan tersebut dihadiri  Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (DTPH)  Ir. Noviardi Kuswan, Dandim Lambar Letkol Kav Adri Nurcahyo, S.T., anggota DPRD Provinsi Lampung Dadang Sumpena S.P., Danramil 422-07/Barubrak Kapt Inf Samsul Rizal, Kapolsek Belalau Kompol Suharjono, SH., Camat BNS  Haiza Rinsa, S.H., dan dihadiri oleh sekitar 500 peserta.

Kepala DTPH Lambar Noviardi Kuswan dalam sambutannya  menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah  hadir dalam kegiatan panen raya padi tersebut.  Dalam kesempatan itu ia juga memaparkan terkait dengan produksi padi yang dihasilkan Lambar  setengahnya merupakan hasil dari wilayah Suoh dan BNS.

“Kegiatan kita hari ini adalah wujud syukur masyarakat dengan target yang diberikan dapat tercapai, produksi sawah di Lampung Barat 50% dari Suoh dan BNS sehingga perlu ditingkatkan lagi hasil pertanian padi dan perlu di perluas lagi area lahan baru, karena itu pemerintah daerah memintah dukungan pemerintah pusat,” ungkapnya.

Sementara itu, Irjen Kementerian Pertanian Justan Riduan Siahaan mengatakan, kegiatan tersebut sangat penting  berkaitan produksi padi untuk wilayah Suoh dan BNS mencapai target. Berkaiatan dengan peralatan pertanian yang diinginkan oleh Gapoktan  pihaknya siap menyalurkan.

”Program bantuan peralatan pertanian tersebut sudah ada namun masih ada persyaratan yang harus tercapai untuk pertanian padi harus membuka cetak lahan baru dan setahun agar tiga  kali penanaman,” katanya.

Sementara itu salah satu perwakilan Gapoktan menyampaikan, luas area persawahan di Kecamatan Suoh 105 Hektar dan Kecamatan Bandar Negeri Suoh 140 Hektar, dalam pelaksanaan panen raya padi masih menggunakan peralatan manual. ”Kami memohon kepada bapak Sudin dan bapak Irjen Kementerian Pertanian Republik Indonesia untuk memberikan bantuan alat pertanian sawah yang lebih modern,” imbuhnya. 
 
Selain panen raya temu lapang  tersbeut diwarnai dengan sesi Tanya  jawab dan dialog antara petani dengan Anggota DPR-RI Sudin dan Irjen Kementrian Pertanian Justan Riduan Siahaan.

Tidak ada komentar